Menu Sahur Sehat yang Bikin Energi Stabil Sepanjang Hari, Menurut Ahli Gizi
Tinta Berita – Selama bulan Ramadan, umat Muslim diwajibkan untuk berpuasa dari fajar hingga matahari terbenam. Selama waktu puasa, tubuh harus bertahan tanpa makanan dan cairan sampai waktu berbuka. Bagi sebagian orang, sahur yang tidak cukup atau tidak seimbang bisa menyebabkan kelelahan yang mengganggu puasa, mempengaruhi fisik hingga psikis, seperti rasa pusing.
Untuk mencegah hal tersebut, Dr. Nindi Sahai, seorang ahli gizi dan diet di India, berbagi tips tentang menu sahur yang dapat membantu menjaga energi sepanjang hari. Mengonsumsi makanan yang tepat saat sahur dapat memastikan tubuh tetap terjaga, tidak lemas, dan terhindar dari rasa lapar yang berlebihan.
Pilih Karbohidrat Kompleks untuk Energi Stabil
Menurut Dr. Sahai, salah satu faktor utama agar puasa tetap lancar adalah dengan memilih karbohidrat kompleks saat sahur. Makanan yang kaya akan karbohidrat olahan atau gula dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang cepat, yang pada akhirnya bisa membuat tubuh merasa cepat lelah dan kekurangan energi.
Dr. Sahai menyarankan untuk memilih karbohidrat kompleks seperti oat atau nasi merah. Makanan ini membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna, sehingga memberikan pelepasan glukosa yang lebih stabil ke dalam aliran darah sepanjang hari.
Baca Juga : Laba Bank Mandiri Tembus Rp8,9 Triliun hingga Februari 2026
Perpaduan Karbohidrat dan Protein
Karbohidrat kompleks saja tidak cukup. Dr. Sahai menambahkan bahawa protein juga penting untuk memberikan rasa kenyang lebih lama. Protein juga memperlambat proses pencernaan dan membantu melindungi tubuh dari kehilangan massa otot selama berpuasa.
Beberapa pilihan makanan sumber protein yang disarankan adalah telur, yogurt Yunani (Greek yogurt), dan buncis. Kombinasi karbohidrat kompleks dan protein ini akan membantu tubuh merasa kenyang lebih lama, serta memberi energi yang lebih tahan lama.
Lemak Sehat untuk Menstabilkan Energi
Selain karbohidrat dan protein, Dr. Sahai juga menyarankan untuk menambahkan lemak sehat dalam menu sahur. Lemak membantu memperlambat penyerapan karbohidrat, sehingga memberikan rasa kenyang lebih lama dan mencegah rasa lemas di tengah hari.
Beberapa contoh lemak sehat yang dapat ditambahkan adalah kacang-kacangan, biji-bijian, atau sedikit selai kacang. Lemak sehat ini juga membantu menstabilkan tingkat energi tubuh sepanjang hari, sehingga lebih mudah menjalani puasa.
Buah-buahan Sebagai Sumber Serat dan Mineral
Dr. Sahai juga menyarankan untuk menambahkan buah-buahan dalam menu sahur. Buah seperti pisang, apel, dan kurma mengandung gula alami, serat, serta mineral yang penting untuk tubuh. Namun, ia mengingatkan agar buah tidak dimakan hanya sendirian.
“Selalu kombinasikan buah dengan sumber protein. Hal ini untuk menghindari lonjakan gula darah yang cepat, yang dapat menyebabkan rasa lemas mendadak,” kata Dr. Sahai. Dengan kombinasi yang tepat, tubuh akan lebih siap menjalani puasa tanpa merasa cepat kehabisan energi.
Pentingnya Hidrasi yang Cukup Saat Sahur
Selain memilih makanan yang tepat, hidrasi juga tidak boleh diabaikan. Mengingat kita tidak boleh mengonsumsi cairan selama puasa, Dr. Sahai menyarankan untuk mengonsumsi banyak air putih dan air kelapa saat sahur. Air kelapa juga membantu menggantikan elektrolit yang hilang selama puasa.
Di sisi lain, Dr. Sahai juga mengingatkan agar kita menghindari makanan yang digoreng, makanan manis, atau kafein saat sahur. Meskipun makanan ini terasa memuaskan, mereka cenderung menyebabkan dehidrasi dan membuat tubuh merasa lesu ketika berpuasa.
Makanan Seimbang untuk Puasa yang Lebih Mudah Dijalani
Dengan memilih makanan yang seimbang, kaya serat, dan fokus pada protein, Dr. Sahai percaya bahawa puasa akan terasa lebih mudah dijalani. “Ketika gula darah tetap stabil, konsentrasi meningkat, suasana hati lebih baik, dan puasa lebih mudah diatur,” ujarnya.
Secara keseluruhannya, menu sahur yang tepat akan membantu tubuh tetap terjaga, penuh energi, dan terhindar dari rasa lelah berlebihan selama menjalankan puasa di bulan Ramadan. Dengan demikian, Anda dapat merasakan manfaat puasa tanpa mengorbankan kesehatan tubuh.


