IHSG Diprediksi Melemah Hari Ini, Analis Soroti Potensi Uji Level Support
Tinta Berita – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan mengalami tekanan pada perdagangan Rabu (11/3). Sejumlah analis pasar menilai indeks saham Indonesia masih berada dalam fase koreksi setelah pergerakan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Meskipun demikian, peluang penguatan tetap terbuka apabila IHSG mampu mempertahankan beberapa level teknikal penting. Oleh karena itu, pelaku pasar disarankan untuk tetap mencermati dinamika pasar serta pergerakan saham unggulan.
Analis MNC Sekuritas Prediksi IHSG Uji Level 7.140
Analis Teknikal MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, menilai bahwa IHSG masih berada dalam fase koreksi lanjutan. Dalam kondisi tersebut, indeks berpotensi menguji level 7.140 sebagai area penurunan berikutnya.
Namun demikian, jika IHSG mampu bergerak menguat, indeks diperkirakan akan menuju kisaran 7.573 hingga 7.701. Herditya menjelaskan bahwa secara teknikal posisi IHSG saat ini masih berada dalam struktur gelombang koreksi.
“Posisi IHSG saat ini berada pada bagian dari wave [y] dari wave 4 atau wave (2) pada label merah,” ujar Herditya dalam riset hariannya.
Baca Juga : Cara Menyimpan Keju Agar Tahan Lama dan Tidak Mudah Berjamur
Rentang Support dan Resistance IHSG
Berdasarkan analisis teknikal tersebut, IHSG diperkirakan bergerak dalam rentang support di level 7.071 dan 7.226, serta resistance di kisaran 7.481 hingga 7.712 pada perdagangan hari ini.
Dalam kondisi pasar yang masih fluktuatif, Herditya juga memberikan beberapa rekomendasi saham yang dinilai memiliki potensi menarik bagi investor. Beberapa saham tersebut antara lain AMMN, BBYB, NCKL, dan WIFI.
Analis Binaartha Sekuritas Lihat Peluang Pembalikan Tren
Sementara itu, analis Binaartha Sekuritas, Ivan Rosanova, memiliki pandangan yang relatif sejalan. Ia memperkirakan IHSG berpotensi kembali menguji area support 7.105 hingga 7.140 selama indeks masih bergerak di bawah level 7.585.
Namun demikian, peluang pembalikan arah mulai terbuka apabila IHSG mampu bertahan di atas area support tersebut.
“Rangkaian koreksi dengan pola zigzag abc mestinya hampir berakhir dan pembalikan tren dapat segera dimulai jika penutupan harian IHSG tetap di atas 7.140,” jelas Ivan.
Level Support dan Resistance Versi Binaartha Sekuritas
Ivan memproyeksikan IHSG bergerak pada sejumlah level teknikal penting. Level support diperkirakan berada di 7.106, 6.900, dan 6.744.
Sementara itu, level resistance diperkirakan berada di 7.585, 7.765, 8.098, hingga 8.363. Berdasarkan analisis tersebut, Ivan juga merekomendasikan beberapa saham pilihan seperti AMRT, ASII, BBCA, BBNI, dan GOTO.
Pergerakan IHSG pada Perdagangan Sebelumnya
Pada perdagangan Selasa (10/3), IHSG ditutup di level 7.440. Indeks saham tersebut tercatat mengalami kenaikan 103,5 poin atau sekitar 1,41 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.
Kenaikan ini menunjukkan bahwa sentimen pasar masih cukup dinamis, meskipun para analis melihat adanya potensi koreksi dalam jangka pendek.
Aktivitas Perdagangan Saham di Bursa
Mengutip data dari RTI Infokom, nilai transaksi saham pada penutupan perdagangan mencapai Rp19,16 triliun. Sementara itu, jumlah saham yang diperdagangkan mencapai sekitar 36,26 miliar saham.
Dari keseluruhan saham yang diperdagangkan, tercatat 534 saham mengalami penguatan, 190 saham terkoreksi, dan 93 saham bergerak stagnan.
Investor Disarankan Cermati Pergerakan Pasar
Dengan kondisi pasar yang masih berfluktuasi, investor disarankan untuk tetap mencermati pergerakan IHSG serta berbagai sentimen yang memengaruhi pasar saham.
Selain itu, analisis teknikal dan fundamental dapat menjadi acuan penting dalam menentukan strategi investasi. Dengan pendekatan yang tepat, investor dapat memanfaatkan peluang yang muncul di tengah dinamika pasar saham Indonesia.


