PM Australia Sampaikan Duka atas Bencana Sumatra saat Bertemu Prabowo

PM Australia Sampaikan Duka atas Bencana Sumatra saat Bertemu Prabowo

Tinta Berita – Perdana Menteri Australia Anthony Albanese menyampaikan belasungkawa atas bencana ekologis yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra. Pesan duka tersebut disampaikan Albanese saat memberikan pernyataan pers bersama Presiden Indonesia Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (6/2). Momen ini menjadi bagian dari agenda kunjungan resmi Albanese ke Indonesia.

Duka untuk Korban Banjir dan Longsor di Sumatra

Dalam konferensi pers yang disiarkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Albanese menegaskan simpati mendalam Australia kepada rakyat Indonesia. Ia menyebut bencana banjir dan tanah longsor di Sumatra sebagai tragedi kemanusiaan yang menyisakan duka mendalam. Menurutnya, ungkapan belasungkawa tersebut merupakan wujud solidaritas antarnegara sahabat.

Dampak Besar Bencana Ekologis di Tiga Provinsi

Bencana banjir dan longsor melanda tiga provinsi di Sumatra pada November lalu. Akibat kejadian tersebut, tercatat sebanyak 1.204 orang meninggal dunia dan lebih dari 90 ribu warga terpaksa mengungsi. Skala bencana ini menjadikannya salah satu bencana ekologis paling serius dalam beberapa tahun terakhir di wilayah tersebut.

Baca Juga : Virus Nipah Masih Mengancam, Cara Mengurangi Risiko Penularannya

Upaya Pemerintah Indonesia Mempercepat Pemulihan

Saat ini, pemerintah Indonesia terus mengupayakan percepatan pemulihan di daerah terdampak. Fokus utama diarahkan pada rehabilitasi infrastruktur, pemulihan lingkungan, serta pemenuhan kebutuhan dasar para pengungsi. Langkah-langkah tersebut dilakukan untuk memastikan masyarakat dapat segera kembali menjalani kehidupan normal.

Hubungan Indonesia dan Australia yang Kian Erat

Dalam pernyataannya, Albanese juga menyoroti hubungan bilateral Indonesia dan Australia yang dinilai semakin kuat. Selama masa kepemimpinannya, Albanese tercatat telah lima kali mengunjungi Indonesia. Hal ini mencerminkan intensitas komunikasi dan kerja sama yang erat antara kedua negara.

Komitmen Kerja Sama sebagai Tetangga dan Sahabat

Albanese menegaskan keyakinannya bahwa Indonesia dan Australia dapat terus membangun hubungan yang damai, stabil, dan saling menguntungkan. Ia menekankan pentingnya kerja sama tidak hanya sebagai negara bertetangga, tetapi juga sebagai sahabat yang saling mendukung di kawasan.

Penandatanganan Traktat Keamanan Bersama

Kunjungan Albanese ke Indonesia juga diisi dengan penandatanganan Traktat Keamanan Bersama. Perdana Menteri Australia menyebut perjanjian tersebut sebagai langkah bersejarah yang akan memperkuat kerja sama pertahanan dan keamanan kedua negara. Kesepakatan ini diharapkan menjadi fondasi baru dalam hubungan strategis Indonesia dan Australia.