WHO Menyesalkan Keputusan AS Mundur dari Keanggotaan Organisasi

WHO Menyesalkan Keputusan AS Mundur dari Keanggotaan Organisasi

Tinta Berita – Organisasi Kesehatan Dunia menyampaikan sikap resminya menyusul keputusan Amerika Serikat yang secara resmi keluar dari WHO pada Kamis, 22 Januari. Melalui pernyataan yang dirilis di situs resminya, WHO menyayangkan langkah tersebut karena AS merupakan negara pelopor sekaligus anggota pertama organisasi kesehatan global itu. Oleh sebab itu, WHO menilai keputusan ini berdampak luas, tidak hanya bagi Washington, tetapi juga bagi keamanan kesehatan dunia secara keseluruhan.

Peran Historis AS dalam Capaian Kesehatan Global

WHO menegaskan kontribusi Amerika Serikat selama puluhan tahun sangat signifikan. AS berperan penting dalam berbagai capaian besar, mulai dari pemberantasan cacar hingga penanganan ancaman kesehatan global seperti polio, HIV, Ebola, influenza, tuberkulosis, malaria, dan penyakit tropis terabaikan. Selain itu, dukungan AS juga membantu upaya penguatan keamanan pangan dan penanggulangan resistansi antimikroba. Karena itu, WHO menilai keluarnya AS akan membuat dunia “menjadi kurang aman”.

Bantahan atas Tuduhan Washington

Dalam pernyataannya, WHO turut menanggapi tuduhan AS yang menyebut organisasi tersebut tidak menghargai kontribusi Washington. AS bahkan menilai WHO telah merusak reputasi Amerika Serikat. Menanggapi hal ini, WHO menyatakan tudingan tersebut tidak benar. Menurut WHO, organisasi selalu menjalin kerja sama dengan setiap negara anggota, termasuk AS, dengan itikad baik dan tetap menghormati kedaulatan masing-masing negara.

Baca Juga : Nubia V80 Max dan A76 5G Resmi Dirilis di Indonesia, Harga Mulai Rp 1 Jutaan

Dasar Keputusan Penarikan Diri AS

Keputusan Amerika Serikat untuk keluar dari WHO merupakan realisasi perintah eksekutif yang ditandatangani Presiden Donald Trump pada hari pertama masa jabatan keduanya. Perintah Eksekutif 14155 yang diteken pada 20 Januari 2025 secara resmi memulai proses penarikan AS dari WHO. Setelah melewati masa pemberitahuan satu tahun, pemerintah AS mengumumkan keluar sepenuhnya dari organisasi tersebut pada 22 Januari 2026.

Penghentian Pendanaan dan Penarikan Personel

Pemerintah AS menegaskan bahwa keputusan ini disertai penghentian seluruh pendanaan pemerintah Amerika Serikat untuk WHO. Selain itu, seluruh personel dan kontraktor AS yang sebelumnya bertugas di kantor pusat WHO di Jenewa maupun di berbagai kantor WHO di seluruh dunia ditarik kembali. Langkah ini menandai berakhirnya keterlibatan langsung AS dalam berbagai program kesehatan global di bawah WHO.

Dampak terhadap Keterlibatan AS di WHO

Seiring keluarnya AS, ratusan bentuk keterlibatan Washington dengan WHO turut dihentikan atau ditangguhkan. AS tidak lagi berpartisipasi dalam komite, badan kepemimpinan, struktur tata kelola, maupun kelompok kerja teknis yang disponsori WHO. Dengan demikian, peran AS dalam pengambilan keputusan strategis organisasi kesehatan dunia tersebut resmi berakhir.

Posisi AS sebagai Donor Terbesar

Keputusan ini menjadi sorotan karena Amerika Serikat selama ini dikenal sebagai donor terbesar WHO. Sejak organisasi tersebut dibentuk pada 1948, AS tidak hanya menjadi anggota pertama, tetapi juga penyokong utama pendanaan. Oleh karena itu, mundurnya AS dinilai berpotensi memengaruhi kapasitas WHO dalam merespons krisis kesehatan global ke depan.

Implikasi Global yang Jadi Sorotan

WHO menekankan bahwa kesehatan masyarakat bersifat lintas batas dan membutuhkan kerja sama internasional. Dengan keluarnya AS, tantangan koordinasi global dinilai akan semakin kompleks. Situasi ini pun memicu perhatian komunitas internasional, mengingat peran strategis WHO dalam menghadapi ancaman kesehatan dunia yang terus berkembang.