<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Indonesia vs Thailand Archives - Tinta Berita</title>
	<atom:link href="https://tintaberita.com/tag/indonesia-vs-thailand/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://tintaberita.com/tag/indonesia-vs-thailand/</link>
	<description>Dunia Bergerak, Kami Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Sun, 27 Sep 2026 11:19:17 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.2</generator>

<image>
	<url>https://tintaberita.com/wp-content/uploads/2025/11/cropped-tintaberita.com_-32x32.png</url>
	<title>Indonesia vs Thailand Archives - Tinta Berita</title>
	<link>https://tintaberita.com/tag/indonesia-vs-thailand/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Indonesia Takluk Dramatis dari Thailand, Jalan ke 8 Besar Voli Makin Sulit</title>
		<link>https://tintaberita.com/olahraga/timnas-voli-putra-indonesia-kalah-thailand-asian-games-2026/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Adhitama Fazwan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 27 Sep 2026 11:19:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Asian Games 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Farhan Halim]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia vs Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[iran]]></category>
		<category><![CDATA[Kirgistan]]></category>
		<category><![CDATA[Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas Voli Putra Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Tinta Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Voli Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Voli Putra Asian Games]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://tintaberita.com/?p=1342</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tinta Berita &#8211; Timnas Voli Putra Indonesia harus menerima hasil pahit pada pertandingan pertama Pool B Asian Games 2026. Merah Putih takluk 2-3 dari Thailand setelah bertarung selama lima set di Okazaki Central Park Gymnasium, Jepang, Minggu (27/9/2026). Indonesia kalah dengan skor 23-25, 25-20, 23-25, 25-23, dan 23-25. Pertandingan berjalan sangat ketat karena kedua tim [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://tintaberita.com/olahraga/timnas-voli-putra-indonesia-kalah-thailand-asian-games-2026/">Indonesia Takluk Dramatis dari Thailand, Jalan ke 8 Besar Voli Makin Sulit</a> appeared first on <a href="https://tintaberita.com">Tinta Berita</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong><em><span style="text-decoration: underline;"><a href="/">Tinta Berita</a></span></em></strong> &#8211; <strong><a href="https://tintaberita.com/">Timnas Voli Putra Indonesia</a></strong> harus menerima hasil pahit pada pertandingan pertama Pool B Asian Games 2026. Merah Putih takluk 2-3 dari Thailand setelah bertarung selama lima set di Okazaki Central Park Gymnasium, Jepang, Minggu (27/9/2026). Indonesia kalah dengan skor 23-25, 25-20, 23-25, 25-23, dan 23-25. Pertandingan berjalan sangat ketat karena kedua tim bergantian mengambil momentum hingga set terakhir. Bahkan, Indonesia sempat berada sangat dekat dengan kemenangan pada fase krusial set kelima. Namun, Thailand mampu bertahan dan akhirnya membawa pulang kemenangan. Hasil tersebut membuat perjalanan Indonesia menuju babak delapan besar menjadi lebih menantang. Merah Putih masih harus menghadapi Kirgistan dan Iran dalam dua pertandingan berikutnya.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Start Lambat Membuat Indonesia Tertekan</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Indonesia belum menemukan ritme terbaik pada awal set pertama. Thailand langsung menekan dan membuka keunggulan 6-3 sebelum memperlebar jarak menjadi 11-7. Meski demikian, Farhan Halim dan rekan-rekannya tidak membiarkan lawan menguasai permainan begitu saja. Indonesia perlahan memangkas selisih hingga mendekat pada kedudukan 11-12. Sayangnya, Thailand mampu menjaga kestabilan ketika pertandingan memasuki fase penting. Indonesia terus berusaha mengejar, tetapi beberapa momentum tidak berhasil dikonversi menjadi poin. Thailand akhirnya mengamankan set pembuka dengan skor tipis 25-23. Hasil tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa pertandingan akan berlangsung ketat karena Indonesia sebenarnya mampu memberikan tekanan meski terlambat panas.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Merah Putih Bangkit pada Set Kedua</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Respons Indonesia terlihat lebih baik ketika memasuki set kedua. Thailand kembali memberikan tekanan pada awal permainan, tetapi Indonesia kali ini mampu menjaga jarak. Kedua tim kemudian terlibat duel panjang hingga skor mencapai 16-16. Pada titik tersebut, momentum pertandingan mulai berubah. Indonesia mencetak enam poin secara beruntun dan mengambil kendali permainan. Rangkaian poin itu tidak hanya mengubah skor, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri para pemain. Thailand berusaha merespons, namun Indonesia sudah menemukan pola serangan yang lebih efektif. Set kedua akhirnya ditutup dengan kemenangan 25-20. Kedudukan berubah menjadi 1-1 dan pertandingan kembali terbuka. Kebangkitan tersebut menunjukkan kemampuan Indonesia melakukan penyesuaian setelah menghadapi kesulitan pada set pertama.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Keunggulan Besar pada Set Ketiga Gagal Dipertahankan</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Set ketiga menjadi salah satu momentum yang paling disayangkan bagi <strong>Timnas Voli Putra Indonesia</strong>. Merah Putih sempat tampil dominan dan membangun keunggulan 16-10. Pada kondisi seperti itu, Indonesia memiliki kesempatan besar untuk mengendalikan pertandingan. Namun, Thailand tidak kehilangan ketenangan. Mereka perlahan memperkecil selisih melalui permainan yang lebih konsisten. Tekanan semakin terasa ketika pertandingan memasuki poin-poin akhir. Thailand akhirnya mampu membalikkan keadaan dan unggul 23-22. Indonesia mencoba memberikan perlawanan terakhir, tetapi lawan berhasil menutup set dengan skor 25-23. Kegagalan mempertahankan keunggulan enam poin menjadi pelajaran penting. Dalam pertandingan dengan kekuatan relatif seimbang, menjaga fokus hingga bola terakhir sama pentingnya dengan membangun keunggulan sejak awal.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong><em>Baca Juga: <a href="https://primeheadline.id/pbsi-bidik-emas-perorangan/">PBSI Bidik Emas Perorangan Usai Sukses Besar di Beregu Asian Games 2026</a></em></strong></p>



<h2 class="wp-block-heading">Indonesia Memaksa Pertandingan Berlanjut Lima Set</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Posisi Indonesia semakin sulit ketika Thailand membuka set keempat dengan keunggulan 3-0. Namun, Merah Putih kembali menunjukkan daya juang. Indonesia perlahan menemukan ritme dan berhasil menyamakan kedudukan menjadi 7-7. Setelah itu, permainan berlangsung lebih terbuka karena kedua tim sama-sama membutuhkan set tersebut. Indonesia akhirnya mampu mengambil keunggulan dan mempertahankannya di tengah upaya Thailand mengejar. Set keempat ditutup 25-23 untuk Indonesia. Skor pertandingan pun berubah menjadi 2-2. Dengan hasil tersebut, pemenang harus ditentukan melalui set kelima. Kemampuan Indonesia memaksakan pertandingan hingga set penentuan menjadi bukti bahwa skuad Merah Putih mampu memberikan perlawanan dalam situasi tertekan.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Drama Panjang Terjadi pada Set Penentuan</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Thailand kembali memulai set kelima dengan lebih baik. Mereka unggul 4-0 dan kemudian menjaga keunggulan pada posisi 7-3. Namun, Indonesia tidak menyerah. Farhan Halim dan kawan-kawan mengejar hingga pertandingan memasuki duel panjang setelah skor normal 15 poin. Indonesia bahkan sempat mengira telah memenangkan pertandingan ketika unggul 17-15. Akan tetapi, Thailand mengajukan video challenge dan keputusan kemudian berubah. Pertandingan pun berlanjut. Situasi tersebut menjadi titik yang menguji konsentrasi kedua tim. Setelah melalui pertarungan yang semakin menegangkan, Thailand mampu mengamankan dua poin penentu. Set terakhir berakhir 25-23 untuk Thailand sekaligus memastikan kemenangan 3-2.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Kekalahan Membuat Persaingan Pool B Semakin Berat</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Hasil pertandingan pertama membuat posisi Indonesia menjadi lebih sulit dalam persaingan Pool B. Thailand memperoleh kemenangan penting, sedangkan Iran mengawali turnamen dengan mengalahkan Kirgistan tiga set langsung, 25-11, 25-16, dan 25-20. Dengan situasi tersebut, setiap pertandingan berikutnya memiliki bobot semakin besar bagi Indonesia. Merah Putih tidak memiliki banyak ruang untuk kehilangan momentum jika ingin menjaga peluang menuju babak delapan besar. Namun, peluang belum tertutup karena fase grup masih berlanjut. Perhitungan akhir akan bergantung pada hasil pertandingan seluruh tim di Pool B. Karena itu, fokus terdekat Indonesia adalah mendapatkan hasil maksimal ketika menghadapi Kirgistan sebelum bertemu Iran.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Kirgistan Menjadi Ujian Berikutnya</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Indonesia dijadwalkan menghadapi Kirgistan pada Senin, 28 September 2026 pukul 08.00 WIB. Pertandingan ini menjadi kesempatan bagi Merah Putih untuk merespons kekalahan dari Thailand. Di atas kertas, Kirgistan baru saja mengalami kekalahan telak dari Iran pada laga pembuka. Namun, kondisi tersebut tidak dapat menjadi alasan bagi Indonesia untuk mengendurkan permainan. Sebaliknya, konsistensi sejak servis pertama perlu menjadi perhatian. Indonesia juga perlu mengurangi periode kehilangan poin beruntun seperti yang terjadi saat menghadapi Thailand. Jika mampu menjaga penerimaan bola dan menyelesaikan serangan dengan lebih stabil, peluang mendapatkan hasil positif tetap terbuka. Kemenangan juga akan sangat penting untuk mempertahankan persaingan menuju fase berikutnya.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Iran Menanti pada Pertandingan Terakhir Pool B</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Setelah menghadapi Kirgistan, tantangan Indonesia belum selesai. Merah Putih dijadwalkan melawan Iran pada Selasa, 29 September 2026 pukul 14.00 WIB. Iran menjadi salah satu lawan kuat di Pool B dan langsung memperlihatkan kualitasnya dengan menyapu Kirgistan 3-0 pada pertandingan pertama. Karena itu, Indonesia perlu memperbaiki beberapa detail sebelum duel tersebut. Pertahanan blok, efektivitas serangan, dan kemampuan mempertahankan keunggulan akan menjadi aspek penting. Pertandingan melawan Thailand menunjukkan bahwa Indonesia mampu bersaing dalam duel panjang. Namun, konsistensi tetap diperlukan agar keunggulan yang sudah dibangun tidak kembali terlepas pada fase akhir set.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Kekalahan Tipis Menyimpan Pelajaran Penting</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Skor 2-3 menggambarkan betapa tipis jarak antara kemenangan dan kekalahan pada pertandingan pertama Indonesia. Merah Putih dua kali bangkit untuk menyamakan kedudukan, bahkan sempat memiliki momentum besar pada set ketiga dan set penentuan. Dari sudut pandang permainan, kondisi tersebut menunjukkan bahwa Indonesia masih memiliki kemampuan untuk memberikan tekanan kepada lawan. Namun, kemampuan mempertahankan momentum menjadi pekerjaan rumah yang tidak dapat diabaikan. Dalam pertandingan level Asian Games, kehilangan beberapa poin pada saat kritis dapat mengubah arah satu set secara keseluruhan. Oleh karena itu, evaluasi bukan hanya tentang teknik. Ketahanan mental ketika skor ketat juga memiliki peran besar, terutama ketika pertandingan berlangsung hingga lima set.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Timnas Voli Putra Indonesia Masih Punya Kesempatan</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Perjalanan <strong>Timnas Voli Putra Indonesia</strong> di Asian Games 2026 belum selesai. Kekalahan dari Thailand memang membuat jalan menuju delapan besar semakin menantang, tetapi dua pertandingan masih menunggu. Indonesia akan bertemu Kirgistan pada 28 September sebelum menghadapi Iran sehari kemudian. Situasi tersebut membuat fokus dan pemulihan fisik menjadi sangat penting karena jadwal berlangsung berurutan. Pertandingan melawan Thailand setidaknya menunjukkan satu hal positif: Indonesia mampu terus bangkit meskipun beberapa kali berada dalam posisi tertinggal. Kini, tantangannya adalah mengubah daya juang tersebut menjadi hasil. Jika mampu tampil lebih stabil sejak awal hingga poin terakhir, Indonesia masih dapat menjaga persaingan di Pool B Asian Games 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph"></p>
<p>The post <a href="https://tintaberita.com/olahraga/timnas-voli-putra-indonesia-kalah-thailand-asian-games-2026/">Indonesia Takluk Dramatis dari Thailand, Jalan ke 8 Besar Voli Makin Sulit</a> appeared first on <a href="https://tintaberita.com">Tinta Berita</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
